Bondowoso, sinar.co.id,- Beredar video permintaan maaf oleh institusi 2 Polisi yang sebelumnya dengan arogan melarang bahkan mengancam sejumlah insan pers untuk mendokumentasikan video dan gambar proses evakuasi survivor 🏷️ yang jatuh di gunung saeng pada Minggu, (4/5/2025).
Beredarnya video permintaan maaf ini, setelah sejumlah Jurnalis layangkan somasi🏷️ sebagai wujud protes ke institusi Polres dan Brimob kabupaten Bondowoso pada Senin, (5/5/2025).
Permintaan maaf tersebut tidak hanya dilakukan oleh dua polisi bersangkutan melainkan kedua pumpinan tinggi Polres dan Brimob Bondowosopun juga menyampaikan permintaan maaf dan berjanji hal yang demikian dipastikan tidak terulang lagi.
Institusi Polres Minta Maaf
Disampaikan Wakapolres Kompol I Gede Suartika, SH MH, pihaknya menyampaikan permintaan maaf atas adanya perbuatan dari Bawahannya yang melarang sejumlah insan Pers untuk mendokumentasikan video dan foto saat proses evakuasi di jalur daki gunung Saeng.
“Saya memohon maaf dan saya pastikan hal serupa tidak akan terjadi lagi ke depannya,” singkat Wakapolres Bondowoso.
Diketahui, ke dua Polisi yang dimaksud merupakan anggota Polsek Binakal dan yang satunya merupakan anggota Brimob Bondowoso.












