Bondowoso, sinar.co.id,- Pemerintah Kabupaten Bondowoso memastikan percepatan pengisian jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang selama ini kosong. Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Bondowoso, Anisatul Hamidah, menyebut pemetaan dan manajemen kepegawaian telah dilakukan secara menyeluruh.
“Jabatan-jabatan kosong sudah kami petakan dan dilaporkan ke pimpinan. Dalam waktu dekat akan dilakukan pelantikan JPT Pratama, disusul percepatan pengisian eselon III dan IV,” ujar Anisatul, Rabu (21/1/2026).
Ia menambahkan, BKPSDM telah melakukan profiling ASN untuk memetakan kompetensi manajerial dan teknis sebagai dasar penempatan jabatan, guna mendukung peningkatan kinerja birokrasi dan pelayanan publik mulai 2026.

Selain Percepatan Indikasi Lain Perlu Diprioritaskan
Sementara itu, Komisi I DPRD Bondowoso menegaskan pengisian jabatan di lingkungan Pemkab berjalan sesuai mekanisme dan tidak ditemukan indikasi jual beli jabatan.
Ketua Komisi I DPRD Bondowoso, Setyo Budi, mengatakan kekosongan jabatan merupakan dampak masa kepemimpinan Penjabat Bupati yang membatasi pengambilan kebijakan strategis.
“Sekarang sudah berbeda. Semua telah disiapkan. Kami optimistis pada 2026 pengisian jabatan berjalan lancar tanpa hambatan,” tegasnya.
Setyo juga memastikan, meski ada kebijakan efisiensi anggaran 2025–2026, seluruh OPD tetap dituntut bekerja maksimal demi pelayanan publik yang optimal.












