Scroll untuk membaca artikel
Pendidikan

Deklarasi Pemilu Aman dan Damai: PKC PMII Jawa Timur Bersatu untuk Demokrasi

Redaksi
706
×

Deklarasi Pemilu Aman dan Damai: PKC PMII Jawa Timur Bersatu untuk Demokrasi

Sebarkan artikel ini
Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Jawa Timur secara resmi menyuarakan tekad bulat mereka untuk memperjuangkan Pemilu Aman dan Damai pada tahun 2024.

Malang, Sinar.co.id,– Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Jawa Timur secara resmi menyuarakan tekad bulat mereka untuk memperjuangkan Pemilu Aman dan Damai pada tahun 2024.

 

 

Dalam sebuah deklarasi di Caffe Bento Kota Malang, Minggu (26/11/23), mereka dengan penuh kesadaran akan peran demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, PKC PMII Jawa Timur menegaskan komitmen mereka dengan poin-poin kunci.

Baca Juga :   Haul 25 Kyai Togo Ambarsari Jadikan Tauladan Kebijakan

Pertama, mereka mengakui pentingnya demokrasi sebagai pondasi kehidupan berbangsa dan berkomitmen mendukung pelaksanaan Pemilu 2024 yang demokratis dan transparan, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UU 1945.

Selain itu, mereka berjanji untuk menjaga suasana kondusif selama proses pemilu, menghindari tindakan yang dapat merusak ketertiban, keamanan, dan memicu perpecahan.

Deklarasi tersebut juga mencakup penolakan terhadap provokasi dan konflik politik yang dapat mengancam keamanan dan kedamaian.

Baca Juga :   Mahasiswa Indonesia Kini Bisa Dapat Gelar Ganda Australia-Inggris di Bandung, Ini Detailnya

PKC PMII Jawa Timur secara tegas mengecam penggunaan politik identitas, money politic, black campaign, dan penyebaran hoaks sebagai upaya merusak integritas pemilu.

Masyarakat Jawa Timur diajak untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu dengan bijak dan tanpa tekanan atau intimidasi.

Seluruh elemen masyarakat pun diundang untuk bergandengan tangan demi menjaga Pemilu Aman dan Damai tahun 2024, sebagai langkah bersama menuju masa depan yang lebih baik bagi bangsa dan negara.

Baca Juga :   Kasus Kekerasan Siswa SMP di Bondowoso, Bupati Hamid: tidak akan membiarkan anak kehilangan masa depan

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp