Bondowoso, sinar.co.id,- Upaya menghadirkan pola makan sehat dan bergizi bagi peserta didik terus diperkuat melalui program penyediaan makanan bergizi yang dijalankan SPPG Bondowoso Jambesari Desa Tegalpasir. Pada Jumat (22/05/2026), menu harian yang disajikan tidak hanya mengedepankan cita rasa, namun juga keseimbangan nutrisi yang dirancang khusus untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Menu yang dibagikan hari ini terdiri dari nasi, tumis kacang panjang dan tempe, telur mata sapi bumbu kecap, susu, serta pisang segar. Kombinasi tersebut dipilih untuk memenuhi kebutuhan energi, protein, serat, hingga vitamin harian peserta didik.
Owner SPPG Tegalpasir Kecamatan Jambesari, Lina Tripuspita Sudarmo Putri, mengatakan bahwa penyusunan menu dilakukan dengan pendekatan yang lebih modern dan edukatif agar anak-anak tidak hanya kenyang, tetapi juga memahami pentingnya makanan sehat.
“Program ini bukan sekadar pembagian makanan, tetapi juga bagian dari investasi kesehatan generasi masa depan. Kami ingin menghadirkan menu yang sederhana, dekat dengan kebiasaan masyarakat, namun memiliki kandungan gizi yang lengkap dan seimbang,” ujarnya.
Menurut Lina, pihaknya terus melakukan inovasi menu agar peserta didik tidak merasa bosan. Selain memperhatikan nilai gizi, penyajian makanan juga dibuat menarik sehingga anak-anak lebih antusias saat menerima dan mengonsumsi makanan.
Komposisi Menu Bergizi
Sementara itu, aspek teknis dan kandungan nutrisi dijelaskan oleh Ahli Gizi SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group, Widi Pawesti, S.Tr.Gz. Ia menuturkan bahwa setiap komponen menu memiliki fungsi penting bagi kebutuhan tubuh anak usia sekolah.
“Karbohidrat dari nasi menjadi sumber energi utama, kemudian protein diperoleh dari telur, tempe, dan susu untuk membantu pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Kacang panjang memberikan tambahan serat dan vitamin, sedangkan pisang membantu memenuhi kebutuhan mineral dan energi alami,” jelasnya.
Widi menambahkan, dalam porsi kecil menu tersebut mengandung energi sekitar 401,1 kkal dengan protein 19,7 gram. Sedangkan porsi besar mencapai 636,7 kkal dengan protein 23,4 gram.
“Komposisi ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan gizi harian anak sekolah agar mereka tetap aktif, fokus belajar, dan memiliki daya tahan tubuh yang baik,” tambahnya.
Program makan bergizi yang dijalankan SPPG Tegalpasir ini mendapat respons positif dari berbagai pihak karena dinilai mampu menjadi langkah nyata dalam membangun budaya hidup sehat sejak dini. Selain memberikan asupan bergizi, program ini juga menjadi sarana edukasi pangan lokal yang mudah dijangkau masyarakat.












