Scroll untuk membaca artikel
Daerah

SPPG Magdalena ABK Group Siap Perkuat Program MBG di Bondowoso

Redaksi
614
×

SPPG Magdalena ABK Group Siap Perkuat Program MBG di Bondowoso

Sebarkan artikel ini
Magdalena
Suasana Rakor pembahasan kemajuan MBG di Bondowoso (8/3)

Bondowoso, sinar.co.id, Kehadiran SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group Desa Tegal Pasir menjadi salah satu kekuatan baru dalam mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bondowoso.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi dan silaturahmi seluruh mitra program MBG se-Kabupaten Bondowoso bersama sejumlah satgas kabupaten yang digelar di Wisma Wakil Bupati Bondowoso, Sabtu (7/3/2026).

Owner SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group, Lina Tripuspita Sudarmo Putri, mengatakan pertemuan tersebut memberi semangat baru bagi para mitra untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada para penerima manfaat.

“Alhamdulillah kami mendapat banyak solusi untuk keberlanjutan program SPPG. Salah satunya dengan memanfaatkan potensi pertanian lokal seperti sayur dan buah yang dapat mendukung kebutuhan program,” ujar Lina yang akrab disapa Teh Lina.

Baca Juga :   Potensi Rusak Gen Z, Pil Setan Jadi Atensi Penindakan APH Bondowoso

SPPG Magdalena Dukung Pemberdayaan Sektor Pertanian Lokal

Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya memastikan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga mendorong pemberdayaan sektor pertanian lokal di Bondowoso.

Teh Lina juga menyoroti pentingnya klarifikasi terhadap berbagai informasi yang beredar di masyarakat, terutama kabar yang tidak sesuai fakta di lapangan. Ia berharap satgas dapat menindak tegas pihak yang menyebarkan informasi tidak benar yang berpotensi merugikan program.

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Bondowoso, Mila Afriana Agustina, menjelaskan bahwa pihaknya telah membuka kanal pengaduan masyarakat terkait pelaksanaan program MBG.

“Dari ribuan porsi makanan yang disalurkan setiap hari, mungkin saja ada satu atau dua yang kualitasnya kurang baik. Jika ada laporan, kami langsung meneruskannya ke pihak SPPG untuk segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Baca Juga :   Samsat Bondowoso Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak 2025

Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 69 SPPG yang telah beroperasi di Bondowoso, sementara 52 lainnya masih dalam tahap pembangunan. Setiap SPPG juga diwajibkan memenuhi berbagai persyaratan, mulai dari uji laboratorium air, pemeriksaan kesehatan lingkungan, hingga pengujian bahan makanan.

Selain itu, transparansi program juga dijaga dengan mewajibkan setiap SPPG mempublikasikan menu harian melalui media sosial.

Di sisi lain, Wakil Bupati Bondowoso As’at Yahya Safi’i menegaskan bahwa keberadaan SPPG tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga harus mampu menggerakkan ekonomi daerah.

Baca Juga :   Antisipasi Kemiskinan, Pemkab Bondowoso Segera Laonching Program 3 in 1

“Selama bahan baku tersedia di Bondowoso dan memenuhi standar kualitas, maka harus diutamakan dari daerah sendiri agar dampak ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dkumentasi Video Statement

Ia menambahkan, pemanfaatan bahan pangan lokal juga penting untuk menjaga stabilitas harga sehingga tidak memicu inflasi di daerah.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, satgas, dan mitra seperti SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group, program MBG diharapkan dapat berjalan lebih optimal sekaligus memberikan manfaat gizi dan ekonomi bagi masyarakat Bondowoso.

tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp