Bondowoso, sinar.co.id,- Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Magdalena ABK Group terus memastikan setiap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diproduksi sesuai standar keamanan pangan dan kebutuhan gizi penerima manfaat. Salah satu menu yang disajikan, yakni telur kremes, dipastikan aman, higienis, dan bernilai gizi tinggi melalui pengawasan langsung ahli gizi. Senin (15/12/2025).
Tusi Ahli Gizi di Dapur SPPG Magdalena Pastikan Telur Kremes Aman
Ahli Gizi Dapur SPPG Magdalena, Widi Pawesti, S.Tr.Gz, menjelaskan bahwa pengawasan mutu pangan dilakukan sejak tahap awal penerimaan bahan baku, sebagaimana diatur dalam juknis pelaksanaan MBG. Telur sebagai sumber protein hewani utama terlebih dahulu melalui proses pemeriksaan fisik dan kualitas sebelum digunakan dalam pengolahan.
“Setiap bahan pangan yang masuk kami lakukan seleksi ketat. Telur diperiksa satu per satu, hanya telur yang utuh, segar, dan tidak retak yang digunakan. Jika ditemukan telur yang tidak memenuhi spesifikasi, langsung kami pisahkan dan tidak digunakan,” jelas Widi.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjamin keamanan pangan sekaligus menjaga kandungan gizi tetap optimal bagi penerima manfaat, khususnya anak sekolah. Telur yang telah lolos seleksi kemudian diolah dengan metode yang aman dan sesuai standar sanitasi dapur MBG.
Menu telur mata sapi dengan tambahan kremesan dipilih sebagai bentuk variasi olahan, agar penerima manfaat tidak merasa bosan. Selain menarik secara tampilan, telur juga dikenal sebagai sumber protein berkualitas tinggi yang berperan penting dalam pertumbuhan dan daya tahan tubuh.
“Pengolahan telur mata sapi dengan kremes kami pilih agar menu lebih variatif dan menggugah selera. Harapannya, anak-anak dapat menikmati makanan dengan baik dan menghabiskannya, sehingga asupan gizinya tercukupi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Widi menegaskan bahwa peran ahli gizi di dapur SPPG tidak hanya memastikan kecukupan zat gizi, tetapi juga mengawasi proses pengolahan, kebersihan alat, hingga penyajian makanan agar sesuai dengan pedoman MBG.
Melalui penerapan standar gizi, keamanan pangan, serta penyajian yang menarik, Dapur SPPG Magdalena ABK Group berkomitmen mendukung suksesnya Program Makan Bergizi Gratis dalam meningkatkan status gizi dan kesehatan penerima manfaat.
“Kami berharap setiap menu yang disajikan benar-benar aman, bergizi, dan memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan penerima MBG,” pungkas Widi.













