Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Forkopimda Bondowoso Antisipasi Potensi Gorila El Nino 2024

Redaksi
877
×

Forkopimda Bondowoso Antisipasi Potensi Gorila El Nino 2024

Sebarkan artikel ini
Gorila El Nino,
PJ Bupati Bambang Soekwanto mencoba mesin panen padi (11/05)

Bondowoso, Sinar.co.id,- Hadapi Potensi Gorila El Nino, Pemerintah Kabupaten Bondowoso gencarkan pemetaan kebijakan seputar pertanian dengan menggelar serap aspirasi bertema Abeg Rembeg yang terinisiasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso di sejumlah wilayah pinggiran bumi Ki Ronggo.

Pengertian Gorila El Nino

Diketahui, El Nino merupakan sebuah fenomena cuaca yang terjadi akibat peningkatan suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur yang berdampak pada berbagai wilayah di dunia, Indonesia termasuk di Bondowoso akan mengalami musim kemarau.

Fenomena El Nino 2024 kali ini diperkirakan menjadi ancaman bagi Indonesia dalam beberapa waktu ke depan. Bahkan, El Nino yang terjadi saat ini berpotensi melebar menjadi Gorila El Nino atau kemarau panjang.

Baca Juga :   Pengusaha Sawit dan Batubara Sudah Salurkan Bantuan 63 Ton Pupuk Gratis di Bondowoso

Atas salah satu dasar tersebut Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui jajaran Forkopimda menyerap aspirasi kepada masyarakat utamanya petani untuk kemudian disimpulkan dan diambil kebijakan sebagai solusi.

Disampaikan PJ Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto, dalam sambutannya, gelar serap aspirasi ini kita menerima segala keluhan petani mulai dari problem pembenihan, pengairan, kelangkaan pupuk dan sebagainya.

“Ini bertujuan bagi Pemerintah, untuk lebih slektif dan tepat sasaran dalam menentukan kebijakan untuk membantu para petani di Bondowoso,” ungkapnya pada Sabtu, (11/05/2024).

Baca Juga :   Total Realisasi Baznas Bondowoso Tahap 2, Mencapai Rp. 282 Juta

Disisii lain, salah satu petani desa Jumpong yang mengeluhkan potensi sulitnya air irigasi sawah, mengaku merasa lega atas jawaban PJ Bupati Bondowoso atas pertanyaannya yang langsung mendapat solusi.

“Saya minta agar PJ Bupati dapat instruksikan pihak dinas terkait untuk membersihkan dan memperbaiki saluran irigasi dari hulu ke hilir. Ternyata, pak PJ langsung instruksi bawahannya untuk dilaksanakan seperti yang saya ajukan,” jelas Iswanto petani asal desa Jumpong kecamatan Wonosari.

Sementara Kepala DPKP Bondowoso, Hendri Widotono, menyebut untuk realisasi program pipanisasi sudah mulai pemberkasan yang selanjutnya diajukan ke PPK Kementrian untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK).

Baca Juga :   KPU Bondowoso Fasilitasi Debat Publik Pilkada 2024

Untuk realisasi “Secepatnya itu, kan menunggu dari kementrian untuk pipanisasi itu,” ungkap Hendri.

Menurutnya, untuk kebutuhan pipanisasi di Bondowoso nantinya, disesuaikan dari ketentuan kementrian yang sementara disama ratakan pengadaannya tanpa mengacu dengan jarak jauh dekatnya kebutuhan.

“Itu nanti kita ajukan permohonan istilahnya diprotes agar bisa menyesuaikan dengan kebutuhan jarak jauh dekat,” jelasnya.

Terpantau dalam giat kali ini, PJ Bupati mengawali acara Abeg Rembeg dengan mencoba mesin panen padi dilahan yang memang sudah siap panen.

https://www.tiktok.com/@sinar.co.id//

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp