Bondowoso, sinar.co.id,– Kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tingkat kabupaten di Bondowoso periode 2021-2026 resmi berakhir dan struktur Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang baru, kini berstatus Pelaksana Tugas (Plt).
Hal ini sebagai bagian dari persiapan menuju Musyawarah Cabang (Muscab) 2026 serta keabsahan mengikuti agenda Musyawarah Wilayah (Muswil) X PPP Jawa Timur yang telah di laksanakan pada tanggal 11-12 maret kemarin.
Hal tersebut disampaikan Saiful Bahri Husnan, Plt Sekretaris DPC PPP Bondowoso, usai kegiatan silaturahmi kader PPP di kantor DPC PPP Bondowoso pada Sabtu, (14/3/2026).
SK Kepengurusan Berakhir
Menurutnya, perubahan kepengurusan ini dilakukan setelah Surat Keputusan (SK) kepengurusan sebelumnya berakhir pada 4 Maret 2026. Sementara SK Plt terbaru telah ditetapkan oleh DPP PPP pada 5 Maret 2026 yang tanda tangani oleh H. Mardiono selaku Ketua Umum dan Jabbar Idris selaku Sekretaris Umum DPP.
“Penunjukan Plt ini untuk mengisi kekosongan kepengurusan definitif sekaligus menjadi syarat administrasi dalam mengikuti Muswil PPP Jawa Timur,” ujarnya.
Struktur Plt DPC PPP Bondowoso
Dalam struktur Plt tersebut, Barri Sahlawi Zain dipercaya menjabat sebagai Plt Ketua DPC PPP Bondowoso. Ia didampingi Wakil Ketua I Syamsul Hadi, Wakil Ketua II Siti Masyarafatul Manna Wassalwa, serta Wakil Ketua III Ahmadi.
Sementara posisi Plt Sekretaris dijabat Saiful Bahri Husnan, dengan Wakil Sekretaris I Ali Wafa, Wakil Sekretaris II Abdul Latif, dan Wakil Sekretaris III Andi Abdillah.
Adapun Plt Bendahara dijabat H.Taufiq, didampingi Wakil Bendahara I Anaghaytul Ghuslah dan Wakil Bendahara II Asianingtiyas.

Saiful Bahri menjelaskan, kepengurusan Plt ini memiliki tugas utama menyiapkan pelaksanaan Muscab DPC PPP Bondowoso yang dijadwalkan paling lambat tiga bulan setelah Muswil tingkat provinsi.
Meski terjadi perubahan struktur kepemimpinan, ia memastikan seluruh agenda partai tetap berjalan, terutama penertiban administrasi organisasi.
“Program partai tetap berjalan, khususnya penertiban administrasi keuangan serta pendataan aset yang dimiliki DPC PPP Bondowoso,” katanya.
Senada disampaikan, Plt Ketua DPC PPP Bondowoso Barri Sahlawi Zain, struktur kepengurusan Plt bersifat lebih sederhana dibanding kepengurusan definitif karena sifatnya hanya sementara.
Menurutnya, kepengurusan sementara ini difokuskan untuk menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus mempersiapkan Muscab yang akan menentukan kepengurusan definitif.
“Struktur Plt tidak selengkap kepengurusan biasa yang memiliki berbagai majelis. Fokusnya adalah menjalankan roda organisasi dan mempersiapkan Muscab,” jelasnya.
Sahlawi juga menegaskan, dalam Muscab mendatang tidak ada agenda laporan pertanggungjawaban (LPJ) dari kepengurusan sebelumnya karena statusnya juga sebagai pelaksana tugas. Namun laporan administratif tetap akan disusun sebagai bentuk transparansi organisasi.
Ia pun mengajak seluruh kader PPP di Bondowoso untuk tetap menjaga soliditas partai di tengah dinamika organisasi.
“Tetap jaga kekompakan dan kebersamaan. Perubahan dalam organisasi adalah hal yang biasa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PPP sebelumnya, Drs. KH Salwa Arifin saat ini berstatus demisioner.












