Bondowoso, sinar.co.id,- Warga Desa Grujugan Lor antusias terima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi tiga penerima manfaat katagori 3B resmi direalisasikan oleh SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group, Desa Tegal Pasir, pada Senin (02/03/2026).
Pelaksanaan perdana ini, dipusatkan di Balai Desa Grujugan Lor dan disambut antusias ratusan warga yang telah memenuhi kriteria penerima manfaat.
Disampaikan ahli Gizi SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group, Widi Pawesti, S.Tr.Gz., realisasi tahap awal difokuskan pada tiga kelompok Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita (3B) sebagai bentuk pemerataan layanan, mengingat sejumlah SPPG lain juga tengah menjalankan program serupa.
“Karena ada pemerataan di beberapa SPPG lain, maka untuk sementara kami mengambil penerima manfaat 3B dari dua desa, yakni Tegal Pasir dan Grujugan Lor. Sementara penerima manfaat siswa dialihkan ke SPPG Jambeanom,” terangnya.
Skema Rapel Dua Kali Sepekan
Pelaksanaan MBG untuk 3B mengacu pada petunjuk teknis dengan sistem rapel dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Kamis. Realisasi Selasa dan Rabu dirapel pada hari Senin, sedangkan Jumat dan Sabtu dirapel pada Kamis.
“Menu yang diberikan sudah disesuaikan juknis, meliputi protein nabati, protein hewani, karbohidrat, energi, serta serat. Kami pastikan komposisi gizi tetap seimbang,” tambah Widi.
Variasi Menu Kering Bergizi
Pada hari pertama, Senin (2/3/2026), menu kering yang disuguhkan untuk balita dalam porsi kecil terdiri dari roti, telur ayam, kacang kulit, dan jeruk. Sementara untuk porsi besar (ibu hamil dan menyusui), disiapkan telur puyuh, kacang kulit, jeruk, dan kurma, dengan total lima item dalam satu paket.
Untuk menu Selasa (yang dirapel), balita menerima muffin pisang, telur ayam, kacang kapri, dan kurma. Sedangkan porsi besar berisi kacang kapri, telur ayam, kacang koro, dan kurma. Pada hari ini, tim gizi sengaja menghadirkan kombinasi dobel protein nabati guna menunjang kebutuhan nutrisi harian.
Adapun menu Rabu menghadirkan susu, jambu, dan roti manis sebagai sumber energi dan serat tambahan.
Edukasi Gizi: Jambu Bukan Sekadar Buah Biasa
Widi juga menanggapi adanya pro dan kontra terkait pemilihan buah jambu dalam paket MBG. Menurutnya, anggapan bahwa jambu kurang bergizi adalah keliru.
“Jambu itu kaya nutrisi dan tinggi serat. Manfaatnya besar, mulai dari membantu melancarkan peredaran darah hingga memperbaiki sistem pencernaan anak. Serat yang tinggi juga dapat menstimulasi nafsu makan anak-anak yang cenderung susah makan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh menu telah melalui pertimbangan ilmiah dan perhitungan kebutuhan gizi, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Antusiasme Warga
Sejak pagi, balai desa dipadati warga yang datang bergiliran mengambil paket MBG. Program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendukung pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat desa.
Dengan konsep menu kering yang praktis namun tetap bergizi, realisasi perdana MBG di Grujugan Lor menjadi awal komitmen bersama dalam membangun generasi sehat sejak dalam kandungan.
Program ini bukan sekadar pembagian makanan, tetapi bagian dari investasi gizi jangka panjang bagi masa depan anak-anak Bondowoso.












