Bondowoso, sinar.co.id,- Meski belum resmi melaksanakan serah terima jabatan (sertijab), Kodim 0822 Bondowoso menggelar acara pisah sambut Komandan Kodim lama Letkol Arh Achmad Yani, S.E., M.Han dengan Dandim baru Letkol Inf Prawito. Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Ballroom Ijen View Bondowoso, Selasa malam (30/12/2025).
Letkol Arh Achmad Yani diketahui akan mengemban tugas baru sebagai Kepala Staf Resimen Menarhanud 1/Faletehan yang berlokasi di Jalan Pondok Betung Raya, Bintaro, Jakarta Selatan. Sementara penggantinya, Letkol Inf Prawito, sebelumnya menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri 715 Motuliato, Gorontalo Utara. Keduanya dijadwalkan resmi melaksanakan sertijab pada Selasa, 6 Januari 2026 mendatang.
Dalam sambutannya, Letkol Arh Achmad Yani menyampaikan bahwa rotasi jabatan di lingkungan TNI merupakan hal yang wajar. Ia berharap seluruh program dan hal positif yang telah berjalan di Bondowoso dapat diteruskan oleh Dandim yang baru, termasuk kolaborasi dengan media, Forkopimda, serta program pemerintah pusat seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Harapan saya apa pun hal baik yang sudah dikerjakan di Bondowoso bisa dilanjutkan. Jangan sampai terjadi simpang siur, agar kondisi Bondowoso tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengaku memiliki banyak kenangan selama bertugas di Bondowoso. Menurutnya, kekompakan anggota TNI, khususnya peran Babinsa sebagai ujung tombak kewilayahan, sangat membantu kelancaran berbagai program.
“Tanpa Babinsa, saya pasti kalang kabut. Mereka luar biasa,” ungkapnya.
Tak lupa, ia memberikan pesan kepada masyarakat Bondowoso agar lebih optimis dalam melihat peluang pembangunan dan kesejahteraan. Ia menilai banyak potensi daerah yang dapat dikembangkan jika masyarakat memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah.

Komitmen Komadan Baru Kodim 0822
Sementara itu, Dandim 0822 Bondowoso yang baru, Letkol Inf Prawito, dalam perkenalannya menyampaikan permohonan izin untuk bergabung sebagai warga baru di Bondowoso. Ia berkomitmen melanjutkan legasi dan program positif yang telah dirintis pendahulunya, khususnya dalam kegiatan kemasyarakatan.
“Saya akan banyak belajar, karena sebelumnya saya bertugas di satuan tempur. Sekarang saya berhadapan langsung dengan masyarakat, tentu perlu penyesuaian,” katanya.
Letkol Inf Prawito menegaskan pentingnya membangun komunikasi dan kepercayaan masyarakat agar potensi wilayah Bondowoso dapat berkembang secara maksimal. Ia juga membuka ruang kritik dan masukan dari masyarakat, baik secara langsung maupun melalui Babinsa di masing-masing wilayah.
“Saya mohon dukungan, kerja sama, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Harapannya saya bisa benar-benar menyatu dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Bondowoso,” pungkasnya.












