Bondowoso, sinar.co.id,- Jika biasanya kelompok pemuda berkeliling membangunkan warga untuk sahur dengan kentongan dan pengeras suara seadanya, kini mereka ditemani aparat kepolisian yang membuat nuansa pemandangan berbeda di sejumlah sudut kampung selama Ramadan 1447 H/2026.
Melalui jajaran Satuan Samapta Polres Bondowoso, Polres Bondowoso tak hanya menjaga keamanan malam hari, tetapi juga ikut mendukung tradisi membangunkan sahur yang sudah lama menjadi budaya masyarakat.
Petugas patroli terlihat menyatu dengan para pemuda, berkeliling kampung menggunakan kendaraan dinas. Dengan pengeras suara, mereka bersama-sama mengingatkan warga agar tidak terlewat santap sahur. Suasana pun terasa lebih tertib, aman, dan penuh kebersamaan.
Pastikan Bangunkan Sahur Berjalan Aman
Kapolres Bondowoso, Aryo Dwi Wibowo, mengatakan bahwa kehadiran polisi bukan untuk membatasi tradisi, melainkan memastikan kegiatan berjalan aman dan tidak mengganggu ketertiban umum.
“Kami mendukung semangat pemuda dalam menjaga tradisi membangunkan sahur. Kehadiran kami untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan tidak disalahgunakan untuk hal-hal yang meresahkan,” ujarnya.
Pendampingan ini sekaligus menjadi langkah preventif mencegah potensi gangguan seperti balap liar, konvoi berlebihan, maupun penggunaan knalpot brong yang sering muncul menjelang subuh.
Para pemuda mengaku senang dengan keterlibatan polisi. Selain merasa lebih aman, mereka juga melihat adanya dukungan nyata dari aparat terhadap kegiatan positif generasi muda.
Sinergi antara kepolisian dan pemuda ini menjadi warna tersendiri di Ramadan tahun ini. Di tengah dinginnya udara dini hari, kebersamaan tersebut menghangatkan suasana sekaligus memperkuat semangat menjaga tradisi dan ketertiban di Bumi Ki Ronggo.












