Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Jembatan Ambrol di Prajekan, Akses Tiga Jalur Strategis Lumpuh, Pemkab Targetkan Perbaikan Darurat Dua Pekan

Redaksi
328
×

Jembatan Ambrol di Prajekan, Akses Tiga Jalur Strategis Lumpuh, Pemkab Targetkan Perbaikan Darurat Dua Pekan

Sebarkan artikel ini
jembatan
Bupati Bondowoso dan jajarannya tinjau jembatan ambrol (31/03)

Bondowoso, sinar.co.id,- Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso, menyebabkan sebuah jembatan penghubung antar desa ambrol dan tak lagi layak dilintasi. Kerusakan parah pada struktur jembatan mengakibatkan terganggunya akses vital warga di kawasan tersebut.

Derasnya arus air saat banjir terjadi menggerus bagian badan jembatan hingga menyisakan lubang besar di tengah konstruksi. Kondisi ini membuat kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak dapat melintas dengan aman.

Jembatan Akses Tiga Jalur Strategis

Jembatan tersebut diketahui menjadi urat nadi penghubung tiga jalur strategis, yakni Bandilan–Prajekan, Bandilan–Tarum, dan Bandilan–Klekean. Lumpuhnya akses ini berdampak langsung pada mobilitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian yang menjadi penopang ekonomi warga setempat.

Baca Juga :   Kasus Andi Indah Vs Wabup Bondowoso Berdampak Buzzer, Preman Hingga Santet

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Bondowoso bersama jajaran pemerintah daerah turun langsung ke lokasi untuk meninjau kerusakan sekaligus memastikan langkah penanganan segera dilakukan.

Dalam keterangannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengutamakan penanganan cepat agar akses masyarakat tidak terputus total.

“Perbaikan sementara segera kita lakukan agar jembatan ini masih bisa dimanfaatkan, meskipun dengan pembatasan,” ujarnya saat berada di lokasi.

Baca Juga :   Tanggapan Bupati Hamid Tentang Study Tour Pelajar di Bondowoso

Pemerintah Kabupaten Bondowoso menargetkan perbaikan darurat dapat rampung dalam waktu sekitar dua minggu. Langkah ini diharapkan mampu memulihkan konektivitas antar desa, meski bersifat sementara.

Di sisi lain, upaya jangka panjang juga telah disiapkan. Pemkab merencanakan pembangunan ulang jembatan secara permanen melalui skema anggaran daerah. Proyek tersebut akan diusulkan dalam perubahan APBD tahun berjalan, atau dimasukkan dalam APBD induk tahun 2027 apabila belum terealisasi.

Baca Juga :   Pokmas TS Rubah Menu Permakanan Lansia Pagi Sore Jadi Menu Buka Sahur

“Pembangunan permanen tetap menjadi prioritas. Kita upayakan masuk perubahan anggaran, atau paling lambat pada APBD 2027,” tegasnya.

Ambrolnya jembatan ini sempat memicu kekhawatiran warga karena meningkatkan potensi kecelakaan dan menghambat aktivitas ekonomi harian. Dengan percepatan penanganan yang dilakukan pemerintah, masyarakat berharap akses antarwilayah di Prajekan dapat segera pulih dan aktivitas kembali berjalan normal.

tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp