Scroll untuk membaca artikel
Nasional

Geger Baru, 24 Jemaah Umroh Ditipu Haji H B: Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Redaksi
17
×

Geger Baru, 24 Jemaah Umroh Ditipu Haji H B: Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Sebarkan artikel ini
umroh
anime red.

Madura, sinar.co.id,- Sebanyak 24 jemaah umroh asal Madura diduga menjadi korban penipuan perjalanan ibadah dengan total kerugian mencapai sekitar Rp435 juta. Masing-masing jemaah diketahui membayar Rp18 juta untuk paket umroh yang kini bermasalah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, seluruh jemaah saat ini masih berada di Kota Mekkah dan tetap melaksanakan rangkaian ibadah. Namun, mereka belum dapat kembali ke Indonesia karena terkendala biaya kepulangan. Situasi ini memicu kecemasan keluarga di kampung halaman yang hingga kini masih menanti kepastian.

Nama Haji H B terseret dalam dugaan kasus tersebut. Keberangkatan rombongan disebut sebelumnya ditanggung oleh Haji Noval. Ia mengaku telah menyerahkan seluruh dana operasional dan kebutuhan perjalanan kepada Haji H B sebelum keberangkatan jemaah.

Baca Juga :   4 Parpol Deklarasi Dukungan, Kini Prabowo Kantongi 5 Parpol

“Semua dana sudah saya serahkan kepada beliau. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan. Dana tersebut diduga dibawa kabur untuk kepentingan pribadi,” ujar Haji Noval saat dikonfirmasi.

Menurutnya, dana yang seharusnya digunakan untuk akomodasi dan tiket kepulangan diduga disalahgunakan. Ia juga menyebut terduga dikenal memiliki gaya hidup mewah dan royal. Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Haji H B belum memberikan keterangan resmi kepada awak media.

Berdasarkan informasi yang beredar, Haji H B diduga telah meninggalkan Madura dan berada di wilayah Kabupaten Tangerang, tepatnya di Kutabumi, Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Provinsi Banten. Ia disebut berada di lokasi tersebut bersama istri dan mertuanya.

Baca Juga :   Haji Halili: Pahlawan Petani Tembakau Madura yang Tolak Jabatan, Pilih Mengabdi

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait perkembangan kasus ini. Para jemaah dan keluarga berharap pihak berwenang segera mengambil langkah cepat agar kepulangan rombongan dapat difasilitasi dengan aman.

Umroh Murah, Risiko Tinggi

Kasus ini kembali mengingatkan publik akan maraknya penawaran umroh murah yang tidak rasional. Dengan biaya Rp18 juta per orang, paket tersebut dinilai jauh di bawah standar harga wajar.

Berdasarkan referensi Kementerian Agama (Kemenag), biaya umroh umumnya berada di atas Rp20 juta, bahkan banyak paket aman di kisaran Rp25 juta hingga Rp30 juta. Harga Rp18 juta dinilai sulit menutup komponen utama seperti tiket pesawat pulang-pergi, visa, hotel, konsumsi, dan transportasi di Arab Saudi yang terus meningkat.

Baca Juga :   Gelar Istigosah di Bulan Ramadan, Begini Kisah Majelis Dzikir Pergerakan di Desa Kemiri

Masyarakat diimbau untuk memastikan biro travel terdaftar resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), mengecek izin melalui situs resmi Kemenag, serta menerapkan prinsip “5 Pasti Umroh”: pasti travelnya berizin, pasti jadwalnya, pasti terbangnya, pasti hotelnya, dan pasti visanya.

Di tengah ketidakpastian ini, keluarga korban hanya berharap satu hal: para jemaah bisa segera pulang dengan selamat. Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran penting agar masyarakat tidak mudah tergiur harga murah yang berisiko tinggi.

tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp