Bondowoso, sinar.co.id,- Gelanggang sederhana menjadi titik awal lahirnya ambisi besar. Perguruan Pencak Silat Elang Putih Bondowoso menggelar seleksi atlet pada 12–13 September 2026 untuk mempersiapkan pesilat terbaik menghadapi Kejuaraan Bupati Cup Bondowoso.
Seleksi tak sekadar menguji teknik bertanding. Para peserta dinilai dari kemampuan, mental, kedisiplinan hingga sikap sportif yang menjadi bagian penting dalam pembentukan seorang pesilat.
Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari Bondowoso. Pesilat dari Ranting Pujer, Wringin, Tegalampel, Dabasah, serta sejumlah daerah seperti Jember dan Surabaya turut ambil bagian. Keberagaman tersebut menunjukkan luasnya jaringan pembinaan Elang Putih sekaligus semangat persaudaraan antarpesilat.
Di tengah proses seleksi, Bhabinkamtibmas Polres Bondowoso Aiptu Ahmad Abadi, S.H. hadir memberikan motivasi. Ia memiliki kedekatan khusus dengan perguruan karena juga merupakan bagian dari keluarga besar Elang Putih.
“Jadikan pencak silat sebagai sarana membentuk karakter. Jadilah pemenang di gelanggang, tetapi juga teladan ketika kembali ke masyarakat. Jaga disiplin, persaudaraan dan kehormatan perguruan,” ujarnya.
Menurut Ahmad, kemampuan fisik saja belum cukup untuk meraih prestasi. Seorang atlet membutuhkan mental kuat, konsistensi latihan, pengendalian diri dan penghormatan terhadap lawan.
Elang Putih Perkuat Pembinaan dari Perguruan
Elang Putih merupakan salah satu perguruan pencak silat yang tumbuh di Bondowoso dan turut mengambil bagian dalam pembinaan generasi pesilat di daerah tersebut.
Di bawah kepemimpinan Sunargi, pembinaan terus diarahkan untuk melahirkan atlet yang mampu bersaing lebih jauh. Sunargi juga kembali dipercaya memimpin IPSI Kabupaten Bondowoso untuk periode 2026–2030, setelah sebelumnya menjabat pada periode 2022–2026.
Saat ini, IPSI Bondowoso menaungi sekitar 19 perguruan pencak silat. Kolaborasi antarperguruan dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan atlet dan membuka peluang menuju kompetisi tingkat Jawa Timur hingga nasional.
Sunargi mengapresiasi perhatian Polres Bondowoso terhadap perkembangan pencak silat.
“Kehadiran jajaran Polres Bondowoso memberikan energi positif bagi para pesilat. Aiptu Ahmad Abadi juga hadir sebagai senior dan bagian dari keluarga besar Elang Putih yang memberikan motivasi serta keteladanan,” katanya.
Seleksi tersebut menjadi langkah awal menuju Bupati Cup Bondowoso. Atlet yang terpilih nantinya tidak hanya membawa nama perguruan, tetapi juga mempertaruhkan harapan keluarga dan mengusung nama Bondowoso di arena pertandingan.
Dari gelanggang kecil, Elang Putih menyiapkan langkah besar: mencetak pesilat berprestasi dengan teknik, mental, dan karakter yang kuat.












