Bondowoso, sinar.co.id,- Komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat kembali ditunjukkan Dapur SPPG Mitra Mandir Magdalena ABK Group. Melalui program menu makanan gratis bergizi, dapur sosial ini menyasar siswa, lansia, hingga warga rentan di wilayah Kecamatan Jambesari, Rabu (4/2/2026).
Program tersebut bukan sekadar aksi berbagi makanan, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan masyarakat mendapatkan asupan gizi seimbang di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.
Owner Magdalena ABK Group, Magdalena atau yang akrab disapa Teh Lina, menegaskan jika Dapur SPPG hadir membawa misi kemanusiaan dan kesehatan jangka panjang.
“Kami ingin setiap porsi makanan yang dibagikan benar-benar bergizi, aman, dan layak. Ini bukan hanya tentang memberi makan, tetapi tentang menjaga masa depan generasi dan kesehatan masyarakat,” ujar Lina.
Menu yang disajikan disusun secara terencana dengan mengacu pada standar gizi seimbang. Setiap paket makanan mencakup karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayuran segar, serta pelengkap bernutrisi lainnya. Proses pengolahan dilakukan secara higienis oleh tim dapur yang telah mendapatkan pembinaan khusus, sehingga kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga.
Kehadiran Dapur SPPG Magdalena ABK Group di kawasan Tegal Pasir, Jambesari, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku program ini sangat membantu pemenuhan kebutuhan gizi harian, terutama bagi anak-anak sekolah dan keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Visi Dapur SPPG Mitra Mandir Magdalena ABK Group
Menurut Lina, program dapur bergizi ini merupakan bagian dari visi besar Magdalena ABK Group untuk terus berkontribusi secara sosial, tidak hanya berorientasi pada bisnis semata.
“Kami percaya usaha yang baik adalah usaha yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar. Selama kami mampu, dapur ini akan terus berjalan dan berkembang,” tambahnya.
Dengan semangat kepedulian dan kolaborasi, Dapur SPPG Magdalena ABK Group diharapkan dapat menjadi contoh sinergi positif antara dunia usaha dan masyarakat dalam menciptakan dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan, khususnya di bidang kesehatan dan gizi.












