Scroll untuk membaca artikel
Daerah

GP Ansor–Pemkab Bondowoso Kompak, Sinergi Mengakar hingga Desa!

Redaksi
738
×

GP Ansor–Pemkab Bondowoso Kompak, Sinergi Mengakar hingga Desa!

Sebarkan artikel ini
Ansor

Bondowoso, sinar.co.id,– Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 menjadi momentum bagi Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Bondowoso untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui serangkaian kegiatan sosial dan keagamaan yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan, ulama, serta kader Ansor hingga tingkat kecamatan dan desa.

Puncak kegiatan digelar pada Kamis malam (22/10/2026) di Paseban Pendopo Raden Bagoes Asrah, Bondowoso. Acara ini dihadiri sekitar 500 undangan dari unsur pemerintah daerah, organisasi keagamaan, dan keluarga besar GP Ansor Bondowoso.

Hadir sebagai penceramah Ketua PW MDS Rijalul Ansor GP Ansor Jawa Timur, KH Ahmad Kafabihi dari Pondok Pesantren Lirboyo. Sejumlah masyaikh dan jajaran PCNU Bondowoso turut hadir, di antaranya jajaran mustasyar KH Imam Barmawi Burhan, KH Taufik Hasyim, serta Ketua PCNU Bondowoso Dr. Syaiful Bahar.

Kegiatan tersebut juga melibatkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta kader Ansor dari 23 kecamatan di Kabupaten Bondowoso. Keterlibatan berbagai unsur ini menjadi penegas bahwa peringatan Hari Santri tidak sekadar agenda seremonial, melainkan ruang membangun kerja sama untuk kepentingan masyarakat.

Baca Juga :   Perkuat Digitalisasi PAD, PASOPATI Bondowoso Ditarget Rampung Maret 2026

Ketua PC GP Ansor Bondowoso, Fathor Rozi yang akrab disapa Gus Ojik, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara GP Ansor, Pemerintah Kabupaten Bondowoso, dan PW Rijalul Ansor Jawa Timur.

Menurutnya, sinergi lintas sektor perlu terus diperkuat agar potensi organisasi kepemudaan dan jaringan pemerintahan dapat saling melengkapi, terutama dalam menjalankan program sosial dan pelayanan kepada masyarakat.

“Harapan kami, kolaborasi ini tidak berhenti di tingkat kabupaten antara Ansor dan pemerintah daerah saja. Kami ingin sinergi ini berlanjut di setiap kecamatan, bahkan sampai tingkat ranting atau desa,” ujar Gus Ojik.

Ia menjelaskan, GP Ansor memiliki basis kader yang tersebar hingga tingkat desa di seluruh Bondowoso. Jaringan tersebut menjadi modal penting untuk mendukung berbagai program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan kepedulian sosial, pelayanan umat, dan kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.

Baca Juga :   Opgab Cukai Kembali Digelar, Kali Ini Toko Klontong Wilayah Tenggarang

Dengan keterlibatan para camat, OPD, serta pengurus Ansor dari berbagai wilayah, Gus Ojik berharap terbentuk komunikasi dan kerja sama yang lebih konkret. Dengan demikian, program yang dijalankan tidak hanya terpusat di tingkat kabupaten, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Refleksi Resolusi Jihad dan Ikhtiar Spiritual Ansor

Lebih dari sekadar mempererat hubungan kelembagaan, rangkaian peringatan HSN 2026 juga menjadi sarana refleksi atas perjuangan para ulama, santri, dan pendahulu bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, terutama melalui semangat Resolusi Jihad.

Gus Ojik menyampaikan bahwa sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama, kader Ansor memiliki tanggung jawab untuk merawat nilai perjuangan tersebut dan meneruskannya melalui pengabdian nyata kepada bangsa dan masyarakat.

Sebelum acara puncak, PC GP Ansor Bondowoso telah melaksanakan apel peringatan Hari Santri di Alun-Alun Bondowoso serta menggelar khatmil Al-Qur’an di 30 titik.

Baca Juga :   Kades Gubrih Apresiasi Monev Inspektorat dan DPRD: Dorong Transparansi dan Tertib Kelola Keuangan Desa

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Melalui doa dan kegiatan keagamaan, Ansor berharap masyarakat Bondowoso senantiasa memperoleh keberkahan, keselamatan, serta perlindungan dari berbagai bencana.

Bagi GP Ansor Bondowoso, semangat Hari Santri harus diwujudkan dalam kerja nyata, bukan berhenti pada seremoni tahunan. Nilai perjuangan para pendahulu perlu diterjemahkan menjadi gerakan yang memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan kemaslahatan umat.

Melalui momentum HSN 2026, PC GP Ansor Bondowoso berharap sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso semakin mengakar hingga tingkat kecamatan dan desa. Dengan kekuatan jaringan yang dimiliki Ansor serta dukungan pemerintah, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak pelayanan masyarakat yang lebih dekat, responsif, dan berkelanjutan.

https://www.tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp