Bondowoso, sinar.co.id,- Tiga momentum besar dipadukan dalam Tabligh Akbar dan Sholawat di Kantor Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel, Bondowoso, Rabu malam (9/9/2026). Selain memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Maulid Nabi Muhammad SAW dan Harjabo ke-207, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyaluran 116 paket santunan kepada 81 anak yatim piatu dan 35 kaum dhuafa.
Kegiatan berlangsung khidmat dan semarak dengan lantunan sholawat yang diiringi musik daul modern dan hadroh. Rangkaian acara dilanjutkan dengan santunan, sambutan, tausiyah Rais Syuriah PCNU Bondowoso KH Abdul Qodir Syam, dan doa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i, Rais Syuriah PCNU Bondowoso KH Abdul Qodir Syam, jajaran Forkopimcam Tegalampel, tamu undangan serta masyarakat Kelurahan Sekarputih.
116 Paket Bantuan di Tabligh Akbar Sekarwhite
Lurah Sekarputih Rizal Hidayat mengatakan, santunan diberikan kepada 81 anak yatim piatu dan 35 kaum dhuafa yang masuk dalam desil 1. Sebanyak 116 paket bantuan tersebut dihimpun melalui dukungan anggota DPRD wilayah Kecamatan Tegalampel, Forkopimcam, para pengusaha dan masyarakat.
“Hakikat peringatan Maulid Nabi bukan hanya seremonial, tetapi bagaimana kita mampu meneladani Rasulullah SAW, termasuk dalam menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim dan kaum duafa,” ungkap Rizal.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, bantuan itu menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat Sekarputih.
“Bantuan dan perhatian kepada anak yatim serta kaum dhuafa ini dapat terlaksana berkat dukungan DPRD wilayah Tegalampel dan tentunya seluruh warga Kelurahan Sekarputih. Ini merupakan bukti bahwa ketika masyarakat kompak, banyak hal baik yang dapat kita lakukan bersama,” katanya.
Wabup Ajak Warga Jaga Kebersamaan
Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i dalam sambutannya mengajak masyarakat menjaga kebersamaan dan kondusivitas daerah di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan suasana yang aman dan damai. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh isu yang berpotensi memecah persatuan.
“Kemajuan dalam kedamaian tidak akan terwujud tanpa adanya kebersamaan. Dalam kehidupan sehari-hari di tengah kemajuan zaman ini kami mengajak masyarakat pada umumnya untuk merapatkan barisan dalam menciptakan kondusivitas. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang akan memecah belah,” ujar As’ad.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan majelis tersebut sebagai ruang untuk menambah ilmu sekaligus mempererat silaturahmi.
“Mari kita jadikan majelis ini sebagai ajang menambah ilmu dan merawat kebersamaan. Semoga ajang ini menjadi penyejuk hati untuk Bondowoso tetap tenteram dan penuh kedamaian.”
As’ad turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kelurahan Sekarputih dan seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan.
Sementara itu, Rizal berharap momentum tersebut membawa keberkahan bagi masyarakat dan daerah.
“Kami mewakili masyarakat Kelurahan Sekarputih memohon kepada Allah SWT agar diberikan kemakmuran, kesuksesan, serta kemajuan bagi Kelurahan Sekarputih dan Kabupaten Bondowoso,” pungkasnya.
Kegiatan Tabligh Akbar kemudian ditutup dengan tausiyah Rais Syuriah PCNU Bondowoso KH Abdul Qodir Syam dan doa bersama. Perpaduan syiar keagamaan, semangat kebangsaan dan kepedulian sosial tersebut menjadi warna tersendiri dalam peringatan tiga momentum di Kelurahan Sekarputih.












