Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Transformasi Digital Aplikasi SIM PBB dan Aplikasi Pasopati Dorong Optimalisasi PAD Bondowoso

Redaksi
375
×

Transformasi Digital Aplikasi SIM PBB dan Aplikasi Pasopati Dorong Optimalisasi PAD Bondowoso

Sebarkan artikel ini
transformasi
suasana pemaparan aplikasi SIM PBB dan aplikasi Pasopati oleh jajaran pejabat lingkup Pemkab Bondowoso (27/02)

Bondowoso, sinar.co.id,- Sebagai upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Bondowoso memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan pajak daerah melalui pemaparan Aplikasi SIM PBB dan Aplikasi Pasopati yang digelar pada Jumat (27/02/2026) bertempat di Cammand Center Sekretariat Pemkab setempat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bondowoso, Slamet Yantoko, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bondowoso, Dwi Wahyudi.

Dalam arahannya, Sekda Bondowoso Fathur Rozi menegaskan bahwa digitalisasi sistem pajak daerah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga :   Ultimatum Untuk Warga Ijen Lain, Pasca P21 Tiga Terduga Provokasi Penyerobotan Lahan

Kebutuhan Transformasi Digital

“Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Melalui SIM PBB dan Pasopati, kita ingin memastikan pengelolaan pajak berjalan lebih efektif, terukur, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, optimalisasi pajak daerah harus didukung dengan data yang valid, sistem yang terintegrasi, serta pengawasan yang berbasis teknologi informasi. Dengan demikian, potensi pajak yang selama ini belum tergarap dapat dimaksimalkan.

Sementara itu, Kepala Bapenda Bondowoso Slamet Yantoko menjelaskan bahwa SIM PBB (Sistem Informasi Manajemen Pajak Bumi dan Bangunan) dirancang untuk meningkatkan akurasi pendataan objek dan subjek pajak, mempercepat proses penerbitan SPPT, serta memudahkan monitoring pembayaran PBB secara real time.

Baca Juga :   Pemkab Bondowoso Gelar Job Fair 2025, Perkuat Ekonomi dan Transformasi Digital Ketenagakerjaan

“Melalui SIM PBB, seluruh proses administrasi PBB menjadi lebih tertata dan terintegrasi. Ini akan meminimalisir kesalahan data serta mempercepat pelayanan kepada wajib pajak,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Aplikasi Pasopati berperan sebagai instrumen pengawasan dan pemetaan potensi pajak daerah. Dengan fitur dashboard analitik dan monitoring tunggakan, Pasopati mampu membantu pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan berbasis data.

Kepala Dinas Kominfo Bondowoso Dwi Wahyudi menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh implementasi kedua aplikasi tersebut dari sisi infrastruktur teknologi dan keamanan sistem.

“Kami memastikan sistem berjalan dengan baik, aman, dan dapat diakses secara optimal. Sinergi antara Bapenda dan Kominfo menjadi kunci keberhasilan digitalisasi layanan pajak daerah,” ujarnya.

Baca Juga :   Jelang Misa Natal Polres Bondowoso Lakukan Sterilisasi Gereja

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mengoperasikan sistem digital agar implementasinya berjalan maksimal.

Dengan hadirnya SIM PBB dan Pasopati, Pemerintah Kabupaten Bondowoso optimistis pengelolaan pajak daerah akan semakin modern, transparan, dan akuntabel. Selain meningkatkan PAD, inovasi ini juga diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.

Kegiatan pemaparan ditutup dengan sesi diskusi dan evaluasi guna memastikan implementasi kedua aplikasi berjalan efektif dan berkelanjutan.

tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp