Scroll untuk membaca artikel
Kesehatan

Rencana Pembangunan Gedung Tingkat 5 Baru RSUD Bondowoso

Redaksi
828
×

Rencana Pembangunan Gedung Tingkat 5 Baru RSUD Bondowoso

Sebarkan artikel ini
rencana
Pengesahan Raperda tentang RPJMD tahun 2025-2029 di Gedung DPRD Bondowoso (18/07)

Bondowoso, sinar.co.id,- Dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat, rencana pembangunan gedung lantai lima baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Koesnadi Bondowoso akhirnya akan terealisasi.

Rencana pembangunan ini, ditetapkan dalam Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bondowoso tahun 2025-2029 dan disahkan melalui rapat paripurna di ruang Graha Paripurna DPRD Kabupaten Bondowoso pada Jumat malam, (18/07/2025).

Disampaikan Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, layanan kesehatan dan pendidikan merupakan perangkat dasar yang perlu diseimbangkan juga dengan infrastruktur seperti jalan.

Infrastruktur memang penting. Kita berusaha menyeimbangkan itu dan saya kira, pembangunan (gedung baru di RSU) lantai 5 itu, untuk melengkapi layanan kesehatan yang memang perlu ditingkatkan,” katanya usai ikuti paripurna.

Baca Juga :   Realisasi PIN Polio 2024 di Bondowoso Mengacu Kasus di Pamekasan

Bupati Hamid menyebut, selain Bondowoso sudah ada layanan Universal Health Coverage (UHC), yang salah satu perangkatnya yakni pelayanan harus dilengkapi juga.

Saya kira masyarakat bisa lebih terlayani dan lengkap di Bondowoso karena, selama ini rujukan selalu ke luar daerah. Dengan kita melengkapi ini, diharapkan kita bisa menyediakan prasarananya sendiri di sini,” harapnya.

Rencana Pengoprasian Gedung Tingkat 5

Sementara, dijabarkan Direktur RSUD dr. Koesnadi Bondowoso, dr. Yus Priyatna, rencana pembangunan gedung baru tingkat 5 ini, untuk laboratorium terpadu, jantung terpadu, Unit Perawatan Intensif (ICU) dan Intensive Cardiac Care Unit (ICCU) atau Unit Perawatan Jantung Intensif.

Baca Juga :   Andil PAFI Bojonegoro dalam Dunia Farmasi dan Kesehatan

Jadi diharapkan nanti, itu akan menjadi prasarana layanan dalam satu kesatuan gedung yang semuanya terlayani di sana. Jadi nanti juga akan terhubung dengan IGD (Instalasi Gawat Darurat) dan ruang operasi,” jelas dr. Yus Priyatna.

Menurutnya, rencana pembangunan dari start pengerjaan hingga rampung dan dapat dioperasikan dalam dua tahun tersebut, akan ditempatkan di sebelah barat IGD.

Rencananya (bangunan) akan dipepetkan dengan IGD jadi sebelah barat atau di belakang masjid yang ada sekarang atau dibelakang paviliun rengganis di utara Paviliun seroja,” jabarnya.

Baca Juga :   Dukung Asta Cita Presiden, Bondowoso Resmi Luncurkan KDMP

Lebih lanjut, meski sebelum dilakukan pembangunan ini fungsi-fungsi dari bangunan tersebut sudah ada secara umum tetapi kapasitas dan pemenuhan standarnya masih belum memadai.

Terutama untuk penggunaan laborat, ruang ICU dan ICCU yang memang selama ini kurang memenuhi syarat. Termasuk juga ada penempatan beberpa layanan lain yang nantinya akan terpadu menjadi satu,” pungkasnya.

tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp