Bondowoso, sinar.co.id,- Hadirkan menu kering spesial yang dirapel dalam satu distribusi, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mitra Mandiri Magdalena ABK Group, Desa Tegal Pasir, Kecamatan Jambesari, manfaatkan inovasi momentum hari ke-9 dan ke-10 Ramadhan 1447 H dalam realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini bukan tanpa alasan. Selain menyesuaikan pola distribusi di bulan suci umat Islam, menu yang disiapkan tetap mengedepankan keseimbangan gizi bagi para penerima manfaat, khususnya anak-anak sekolah.
Ahli Gizi SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group, Widi Pawesti, S.Tr.Gz., menjelaskan bahwa pola rapel Jumat dan Sabtu memang telah rutin dilakukan selama Ramadhan untuk menjaga efektivitas distribusi tanpa mengurangi kualitas asupan gizi.
Menu Kering Spesial
“Untuk hari Jumat, kami menggunakan muffin keju sebagai sumber karbohidrat pengganti nasi. Sumber protein hewani berasal dari telur bebek, serta dilengkapi buah-buahan sebagai sumber serat. Pada porsi besar, kami tambahkan protein nabati berupa kacang-kacangan,” jelasnya.
Sementara itu, pada menu Sabtu, donat topping cokelat dan kacang dipilih sebagai sumber energi tambahan yang tetap disukai anak-anak. Protein hewani menggunakan telur ayam, sedangkan unsur serat tetap dipenuhi dari buah-buahan segar.
Menurut Widi, menu kering di bulan Ramadhan memang tidak menyertakan sayuran seperti hari biasa. Oleh karena itu, kebutuhan serat tetap dipenuhi melalui buah agar anak-anak tetap terbiasa mengonsumsi makanan sehat dan seimbang.
“Kami ingin membiasakan anak-anak mengenal makanan kompleks. Roti sebagai pengganti karbohidrat utama, telur ayam, telur bebek, atau telur puyuh sebagai protein hewani, susu sebagai pelengkap, serta kacang-kacangan untuk protein nabati. Buah menjadi solusi pemenuhan serat saat menu kering tidak menyediakan sayur,” tambahnya.
Program MBG yang dijalankan SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group di Kecamatan Jambesari ini tidak hanya berfokus pada pembagian makanan gratis, tetapi juga membangun edukasi pola makan bergizi sejak dini. Di tengah suasana Ramadhan, komitmen tersebut tetap dijaga agar anak-anak memperoleh asupan energi, protein, dan serat yang cukup untuk menunjang aktivitas belajar.
Dengan inovasi menu yang variatif dan tetap memperhatikan standar gizi, SPPG berharap program MBG terus memberi dampak positif bagi tumbuh kembang generasi muda, sekaligus menanamkan kebiasaan konsumsi makanan sehat secara berkelanjutan.












