Scroll untuk membaca artikel
Peristiwa

Selat Bali Kembali Telan Korban, KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam

Redaksi
769
×

Selat Bali Kembali Telan Korban, KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam

Sebarkan artikel ini
selat bali
KMP Tunu Pratama Jaya

Banyuwangi, sinar.co.id,- Diduga akibat kebocoran ruang mesin dan black out, Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya, dilaporkan terbalik di perairan selat Bali, Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk pada Kamis Legi, (3/7/2025).

Berdasar laporan yang diterima oleh petugas di sekitar dermaga Pelabuhan Gilimanuk, bermula saat KMP Tunu Pratama Jaya mengirimkan panggilan darurat melalui Channel 17 radio komunikasi laut pukul 00.16 WITA yang menyampaikan bahwa, kapal mengalami kebocoran mesin.

Tiga menit kemudian, pukul 00.19 WITA, kapal mengalami black out. Sementara itu, KMP Tunu Pratama Jaya 3888 yang berada di sekitar lokasi segera merespons dengan mengarah ke titik kejadian untuk memberikan bantuan.

Baca Juga :   Kakek Renta Digugat Bupati Banyuwangi Rp30 Miliar: Kisah Pilu Sengketa Tanah dan Gugatan Fantastis Sang Penguasa Daerah

Koordinat Tragedi Selat Bali Kamis Legi

Namun pada pukul 00.22 WITA, kapal KMP Tunu Pratama Jaya 3888 melaporkan kepada LPS Gilimanuk bahwa, kapal utama yang mengalami insiden telah terbalik dan hanyut ke arah selatan selat Bali, dengan posisi terakhir tercatat pada titik koordinat -08°09.371′, 114°25.1569′.

Hingga informasi ini terunggah, belum ada laporan resmi terkait jumlah penumpang, korban jiwa, atau kerusakan lanjutan.

Baca Juga :   Ruang Transit Jenazah Terbakar, RSPI Sulianti Saroso Ungsikan Pasien

Tim SAR dan pihak terkait masih menunggu pembaruan di lapangan dan tengah melakukan upaya koordinasi penyelamatan.

Disampaikan Ferry, seorang operator kapal penyeberangan, kapal tersebut tengah membawa muatan barang dan sejumlah truk fuso. Kondisi gelombang di selat Bali pada malam ini terhitung tinggi namun menurutnya, masih aman untuk dilintasi.

Ia berharap tak ada korban jiwa lantaran kapal tersebut tengah tidak membawa kendaraan penumpang.

Baca Juga :   Ditinggal Melihat Hiburan Tujubelasan, Kebakaran di Bondowoso Nyaris Fatal

“Semoga tidak ada korban jiwa, informasinya membawa muatan barang bawa truk fuso,” tambah Ferry.

Berdasarkan data gelombang Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tinggi gelombang pekan ini di perairan Bali berada dikisaran 1,5 sampai 3 meter. Kondisi gelombang di selat Bali pada malam ini terhitung tinggi namun menurutnya masih aman untuk dilintasi.

tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp