Bondowoso, sinar.co.id,- Potensi pendirian Pabrik Aneka Tahu (PAT) baru di wilayah Wonosari dinilai mampu menjadi peluang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Industri tahu selama ini dikenal sebagai salah satu sektor usaha mikro yang stabil dan memiliki pasar luas, (19/2/2026).
Dengan hadirnya PAT baru di Wonosari, diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan warga sekitar, serta memperkuat sektor industri pengolahan pangan berbasis kedelai.
Selain memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha dan tenaga kerja, keberadaan pabrik tahu juga berpotensi menambah kontribusi terhadap penerimaan pajak daerah, baik dari pajak usaha, retribusi, maupun pajak terkait lainnya.
Dukungan Potensi Usaha Baru
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bondowoso, Slamet Yantoko, menyampaikan bahwa setiap potensi usaha baru di daerah harus didukung dan didata secara optimal agar memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Setiap pelaku usaha yang tumbuh di Bondowoso tentu menjadi bagian penting dalam peningkatan PAD. Kami dari Bapenda akan melakukan pendataan dan pembinaan agar usaha berjalan tertib administrasi sekaligus memberikan kontribusi sesuai ketentuan,” ujar Slamet Yantoko.
Ia menambahkan, sektor industri kecil dan menengah seperti pabrik tahu memiliki peluang besar untuk berkembang apabila dikelola secara profesional dan didukung dengan sistem perpajakan yang transparan.
“Kami berharap PAT baru di Wonosari ini tidak hanya meningkatkan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi contoh usaha yang taat pajak dan berkelanjutan,” tambahnya.
Dengan kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat, kehadiran Pabrik Aneka Tahu di Wonosari diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berdampak luas bagi kemajuan Bondowoso.












