Scroll untuk membaca artikel
DaerahPolitik

Era Post Truth Jelang Pemilu 2024 Media Bondowoso Diharap Jadi Penangkal

300
×

Era Post Truth Jelang Pemilu 2024 Media Bondowoso Diharap Jadi Penangkal

Sebarkan artikel ini
Era Post Truth dan era Hoax menjelang Pesta Demokrasi 2024 menjadikan media masa sebagai tolak ukur penentu kesuksesan Pemilu 2024 yang akan terlaksana pada 14 Februari 2024 mendatang.
(dari kiri) Kordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Bondowoso Ahmad Zairudin, Moderator Abduh, Wadek III FISIP UINSA Dr. H. Moh. Syaeful Bahar dan Pengajar Komunikasi dan Penyiaran Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember M. Dawud (08/12)

Bondowoso, Sinar.co.id,- Era Post Truth dan era Hoax menjelang Pesta Demokrasi 2024 menjadikan media masa sebagai tolak ukur penentu kesuksesan Pemilu 2024 yang akan terlaksana pada 14 Februari 2024 mendatang.

Hal ini disampaikan pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bondowoso dalam gelar rakor publikasi dan dokumentasi tahapan kampanye pemilu dan peran media dalam pesta demokrasi 2024 di Cafe Bunga Pelita kelurahan Tamansari, pada Jumat, (8/12/2023).

Era Post Truth Jelang Pemilu 2024 Media Bondowoso Diharap Jadi Penangkal

Baca Juga: Logistik Pemilu 2024 di Bondowoso dan Mekanismenya

Menurut Kordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Bondowoso Ahmad Zairudin, pihaknya berharap kepada segenap awak media di Bondowoso untuk dapat bersinergi positif dalam kesuksesan Pemilu 2024.

Karena memang diera sekarang, era post-truth era hoax ini, siapa lagi yang bisa menangkal, siapa lagi yang bisa membendung, kalok bukan media,” harapnya.

Menurut Zairudin, bagaimana nanti, pesan-pesan yang ingin disampaikan oleh Bawaslu itu dapat ter back up juga oleh media.

Terpantau dalam acara tersebut, pihak Bawaslu Bondowoso menghadirkan Wadek III FISIP UINSA Dr. H. Moh. Syaeful Bahar, M.SI dan Pengajar Komunikasi dan Penyiaran Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember M. Dawud, M.Sos., CMU, CGU sebagai narasumber.

Era Post Truth Post Narsum

Meski tidak diucapkan secara gamblang, dalam salah satu narasi yang disampaikan Syaeful Bahar, yang menyebut jika, salah satu trend manuver politik pilpres saat ini muncul trend dengan sebutan kata “Gemoy“.

Karakter asli Prabowo itukan, (sambil menirukan waktu pidato Prabowo menggebrak meja di kampanye pilpres yang lalu red-), tiba-tiba saat ini muncul Gemoy,” katanya seraya tertawa.

Lebih lanjut, Syaeful Bahar, mengatakan jika cak Imin dengan karakter formal dan serius tiba-tiba saat ini, memunculkan karakter yang penuh humoris yang terkesan dipaksakan.

Jika memang itu yang menjadi trend, sebenarnya karakter yang demikian itu, sudah asli melekat pada Ganjar,” ungkapnya.

Era Post Truth Post Narsum

Disisi lain, pengajar komunikasi dan penyiaran fakultas dakwah UIN KHAS Jember M. Dawud, lebih kepada menampilkan sejumlah tokoh besar pemilik perusahaan media seperti, Hari Tanue, Bakrie, Suryapaloh dan sebagainya.

Pentingnya media dalam branding profil seseorang cukuplah menjadi acuan utama. Kita tidak akan mengenal Hari Tanue, Bakrie, Suryapaloh dan sebagainya jika mereka tidak di branding terus menerus oleh media,” katanya.

Oleh sebab itu, peran penentu arus manuver politik ini, ada pada peran awak media yang seharusnya optimis bisa membawa kebaikan dalam menyajikan beragam informasi.

Sementara, saat ditanya adanya kesan kampanye oleh narasumber, pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bondowoso, mengaku tidak terpengaruh dan tetap akan berkomitmen menjaga netralitasnya sebagai pihak penyelenggara pemilu 2024.

Kami dari Bawaslu sendiri, lebih bersikap normatif karena, dari sudut akademik, kajian dan penelitian mereka (para narsum), seperti itu,” kata Ahmad Zairudin.

Menurutnya, di pihak Bawaslu ada asas netralitas yang tidak boleh memihak kepada salah satu pihak dan tetap menjalankan perundang undangan yang telah berlaku dan ditentukan.

Kita tidak boleh berada di kakinya paslon 1, 2 atapun 3. Semua kita perlakukan sama dan selaku penyelenggara, kita harus menjaga netralitas,” pungkasnya.

https://www.tiktok.com/@sinar.co.id//

Ikuti update berita terbaru di Google News sinar.co.id


Baca Juga :   Koordinasi Relawan Sumatera Utara untuk Canvassing Menangkan Prabowo-Gibran, Begini Kata Mangapul Silalahi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page